Selasa, 15 November 2016

Buku Cerita dari Lek Ky

Sepulang dari liburan ke Kota Batam, aku dapat oleh-oleh buku, judulnya Kisah Para Shahabiyah dan Tabi'iyah, ditulis oleh kak Nelfi Syafrina. Setiap hari ibuku selalu bacain cerita dari buku tersebut, ceritanya bagus-bagus tentang sahabat dan pengikut Rasulullah. Yang aku ingat cerita Khadijah, pengusaha sukses yang jadi istri Rasulullah. Aisyah, perempuan yang dilamat Rasulullah ketika usianya 6 tahun. Dan Fatimah binti Muhammad, anak Rasulullah dengan Khadijah. Dan masih banyak lagi..

Selasa, 08 November 2016

Gelang Rattle Buatan Ibu

 
Ibuku bisa jahit, aku sering banget dibuatin ibu mainan. Salah satunya gelang yang bisa bunyi krincing-krincing, kata ibuku namanya gelang rattle. Waktu aku asin main buka-buka dan nyobek buku katalog, ibuku sibuk gunting kain flanel. Habis itu dijahit pakai tangan sambil nyanyi Alif Ba' Ta'. Pas aku guling-guling di kasur, ibuku nyobain gelangnya ke tanganku. Kalau aku gerak-gerak gelangnya bunyi krincing-krincing.




***

Selasa, 25 Oktober 2016

Pertama Kali Naik Speed Boat

 
Akhir bulan september lalu, aku diajak ibu sama bapak naik speed boat. Kapal perahu speed ukuran kecil. Kata ibuku, speed boat ini transportasi sungai dari Kota Siak menuju Kota Pekanbaru. Kalau tiba-tiba pas ditengah perjalanan ada yang mau naik, mereka tetap dilayani. Penumpangnya dari mana-mana, mulai dari tepi sungai Siak sampai om-om yang kerja di kapal tongkang. Jadi kalau penumpang baru mau naik dari atas kapal tongkang, mesin speed boatnya dimatikan dan mendekat ke kapal tongkang. Seru...!!! Jam 11.00 suasana di dalam speed boat sudah panas. Sku nggak betah panas, jadi gerak-gerak terus padahal sudah di kipasin sama ibu.. Meskipun naik speed boat kadang kegerahan, tapi aku sangat senang karena bisa lihat banyak hal. Lihat langsung sungai Siak yang panjang dan lebar. Kata ibuku, sungai Siak merupakan salah satu sungai terdalam di Indonesia. Bisa lihat aktivitas warga di sungai Siak, lihat banyak kapal, lihat banyak pabrik yang ada dipinggir dungai Siak, sampai lihat ikan-ikan kecil yang loncat-loncat.
Oom...ante...kalau main ke Kota Siak, jangan lupa naik speed boat ya....
 ***

Sabtu, 22 Oktober 2016

Tengkurep


 Dari usia 6 bulan setiap hari aku dikasih stimulasi sama ibu & bapak. Namanya stimulasi tengkurep, soalnya sampai 6 bulan aku belum bisa tengkurep sendiri. Jadi pas konsultasi ke dokter anak, ibu sama bapak dikasih tau stimulasi tengkurep biar aku cepet tengkurep. Ibu sama bapakku sabar banget meskipun sampai 7 bulan aku belum juga bisa tengkurep. Kata ibuku, aku bisa tengkurep sendiri tanpa bantuan pas mau 8 bulan. 8 bulan kurang 4 hari, jam 7.27 tanggal 14 agustus. Pas ibuku asik sarapan sambil ngelihatin aku tidur-tiduran di kasur lantai. Sekarang aku udah pandai tengkurep, dari kasur sampai lantai. Untung nggak pernah kejedot lantai hehe.

Senin, 17 Oktober 2016

Sepatu Baru Jatuh di Bandara Juanda

Mudik lebaran kemarin pas aku, ibu sama bapak mau balik ke Siak Riau. Sepatu hadiah dari mbak Kanza dan mas Abil jatuh satu di bandara. Setelah cek in, ibu sama bapak gantian sholat. Habis itu baru deh aku digantiin ibu popok baru. Pas mau ke ruang tunggu, ibuku baru sadar kalau sepatuku hilang satu. Karena pesawat mau berangkat, ibuku nggak bisa keluar lagi soalnya nggak boleh sama petugas cek in nya. Yaudah deh sepatuku hilang satu. Sampai sekarang sepatu yang satunya masih disimpan sama ibu, buat kenang-kenangan katanya.

***

Rabu, 12 Oktober 2016

Enggeh...



Ibuku pernah cerita, celoteh kata pertama yang keluar dari mulutku adalah kata Enggeh. Waktu itu pas aku usia 3 bulan. Ceritanya waktu itu aku digendong mbah buk, ibuku sengaja mau ngerekam aku buat dikirim ke hp bapak yang sedang kerja di Riau. Pas lagi digoda sama diajak ibu ngobrol,tiba-tiba aku bilang Enggeh.. yang kedua agak panjang, Enggeeeh, yang ketiga panjang banget sambil aku ketawa, Engeeeeeeehhhhh. Tapi sayang videonya nggak kesimpan di leptop karena hp ibu hilang waktu naik pesawat.

***

Sabtu, 08 Oktober 2016

Haloo....


Assalamu'alaikum oom...ante...
Namaku Khaizuran, usiaku 9 bulan, aku lahit di Batam tanggal 18 desember 2015. Maju satu bulan dari perkiraan dokter, waktu lahir beratku 2,3 kg, panjang 46 cm. Setelah aku keluar dari perut ibu, aku disuntik vitamin K terus langsung dibawa ke ruang bayi dan di adzanin bapak. Jam 9 pagi aku baru ketemu ibu lagi sama mbah buk dan bapak. Meskipun ASI belum keluar tapi aku tetep nenen sambil tidur dan sampai ketiduran.

Selama dua bulan, setiap hari aku dijemur sama mbah buk atau kalau nggak sama bapak. Soalnya badanku kuning. Hari ke 25, aku sama ibu, bapak dan mbah buk pergi ke rumah sakit buat cek. Kata bu dokter harus cek leb karena badanku masih kuning. Alhamdulillah nggak sampai di rawat, cukup di jemur aja kata bu dokter. Usia tiga bulan badanku nggak kuning lagi, udah normal. Karena nggak dijemur lagi, badanku nggak hitam lagi, berat badanku juga bertambah, tambah berisi dan sehat.

****